Tutorial Instalasi Linux Server, Web Server, Samba Server, dan FTP Server

Sebelum kita install, kita kenalan dulu ya sama yang namanya Linux Server, Web Server, Samba Server, dan FTP Server. Let's check it!

Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML. itulah pengertian web server sebenarnya. dalam bentuk sederhana web server akan mengirim data HTML kepada permintaan web Browser sehingga akan terlihat seperti pada umumnya yaitu sebuah tampilan website.
Samba Server merupakan sebuah protokol yang dikembangkan di Sistem Operasi Linux untuk melayani permintaan pertukaran data antara mesin Ms. Windows dan Linux. Disamping untuk melayani file sharing antara Windows dan Linux, Samba juga merupakan salah satu protokol yang digunakan di Sistem Operasi Linux untuk melayani pemakaian data secara bersama-sama.
File Transfer Protocol / FTP adalah suatu layanan yang di sediakan agar file dalam suatu network atau jaringan dapat saling bertukar file dan informasi yang menggunakan koneksi TCP dengan port 21. Dalam File Transfer Protocol (FTP) ada dua hal penting yang wajib untuk di ketahui bersama. Yang pertama adalah FTP server dan yang ke dua adalah FTP client.

Oke pertama tama yang harus kita siapkan terlebih dahulu adalah sebagai berikut
1. Install Virtual Box di windows
2. Driver Ubuntu Server
3. Koneksi Internet

Langsung saja kita mulai instalasi Ubuntu Server di virtual Box yang telah terinstall


  1. Setelah terinstal virtual box, selanjutnya kita membuat virtual machine dengan nama linux dan type linux version Ubuntu (64 bit) 
  2. Setelah itu klik next untuk melanjutakn sampai ke mode setting
  3. Setelah masuk ke mode setting, selanjutnya masuk klik storage > klik controller IDE yang ada gambar cd> dan masukan optical driver Ubuntu-14.04-server-i386.iso
  4. Setelah mensetting storage lalu masuk ke network> adapter 1 >attached to : Bridge Adaptor dengan name qualcomm Atheros

  5. Setelah setting selesai klik ok dan klik start
  6. Lalu akan masuk ke Ubuntu

  7. Lalu klik install Ubuntu server pilih bahasa yang sesuai dan bisa di mengerti 
  8. Lalu seting lokasi sesuai lokasi anda ( Indonesia)lalu masuk scaning CD-ROM
  9. Tunggu sampai loading selesai
  10. Sampai masuk ke halaman hostname lalu beri nama hostname sesuai keinginan . lalu klik continue
  11. Masukan password user untuk keamanan user lalu klik continue jika sudah selesai
  12. Untuk configurasi clok langsung saja klik enter karna otomatis sesuai zona yg anda pilih
  13. Pada partition disks pilih manual untuk menyeting beberapa memory yang di perlukan 


  14. Setelah di setting lalu kita tunggu untuk penginstallan linux 
  15. Untuk configurasi proxsi langsung klik continue
  16. Di software selection langsung klik continue
  17. Di install grub boot loader langsung saja klik yes
  18. Klik continue pada finish the installation
  19. Lalu masuk ke menu login untuk nge root
  20. Jika sudah ketik pada bagian bawah $sudo –I untuk merubah konfigurasi ke root@ubuntu server 
  21. Lalu ketik /etc/network/interfaces untuk memasukan IP, seperti gambar di atas 
  22. Klik ctrl X untuk menyimpan dan klik tombol Y keboard untuk menlanjutkan proses 
  23. Masuk nano/etc/hostname untuk memastikan bahwa hostname sudah benar 
  24. Lalu tulis nao /etc/apt/soureces.list untuk menampilkan repository 
  25. Lalu ketik apt-get update untuk mengupdate repository 
  26. Lalu intall web server dengan memberi komen apt-get instala apache2 php5 mysql-server phpmyadmin (continue tekan Y) 
  27. Lalu masukan password linux sebelumya 
  28. Configuring phpmyadmin beri tnda di apache2 lalu jika muncul kembali klik yes 
  29. Dan masukan password mysql 
  30. Lalu komen untuk membuat direktori dengan perintah mkdir/Ubuntu/sharing 
  31. Lalu tulis komen change owner dengan perintah chown Ubuntu.ubuntu/home/Ubuntu/sharing seperti di gambarv
  32. Lalu komen apt-get install samba untuk menginstal samba 
  33. Lalu komen nano /etc/samba/smb.conf untuk menambahkan konfigurasi samba seperti di gambar. Untuk menambahkan ada di bawah sendiri
  34. Jika sudah selesai masukan password untuk user samba 
  35. Lalu restart samba denga komen perintah service smbd restart
  36. Setelah samba selesai masuk ke install ftp server 
  37. Lalu edit configurasi ftp
Dengan comment
mv /etc/vstpd.conf /etc/vstpd.conf.asli
nano /etc/vsftd.conf.asli
  1. Sama seperti samba ftp perlu membuat direktori
  2. lalu masukan komen mkdir /etc/vsftpd
    nano /etc/vsftpd/allowed untuk menambahkan user untuk mengakses ftp
Jadi tadi kita telah membahas bagaimana cara menginstall Linux Server, Web Server, Samba Server, dan FTP Server. Nah kalo semisal masih ada beberapa error, anda harus sabar. Soalnya ini mimin juga berkali kali mencoba tapi setelah usaha maksimal hasilnya juga akan baik, insyaallah. Eh iya, jangan heran yaa kalo tulisan ini sama seperti blog teman saya, karena ini kita ngerjainnya bareng, Ntar mimin sebut deh tulisannya sama kayak siapa aja. Sekian. Terimakasih. 


REFERENSI


KELOMPOK:
Tutorial Instalasi Linux Server, Web Server, Samba Server, dan FTP Server Tutorial Instalasi Linux Server, Web Server, Samba Server, dan FTP Server Reviewed by suci on Januari 05, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.