IP ADDRESS, SUBNETMASK, IP GATEWAY, IP NETWORK, IP BROADCAST, IP LOOPBACK


  • IP ADDRESS
Untuk dapat mengidentifikasikan host diperlukan sebuah alamat, disebut alamat IP (IP address). Apabila sebuah host memiliki beberapa perangkat jaringan (interface), seperti router, maka setiap interface harus memiliki sebuah IP address yang unik. Pengalamatan IP dapat di lihat di RFC 1166 – Internet Number. Untuk mengidentifikasi suatu host pada internet, maka tiap host diberi IP address, atau internet address. Apabila host tersebut tersambung dengan lebih dari 1 jaringan maka disebut multi-homed dimana memiliki 1 IP address untuk masing-masing interface. IP Address terdiri dari :
IP Address = <nomer network><nomer host>

Nomer network diatur oleh suatu badan yaitu Regional Internet Registries (RIR), yaitu :
  1. American Registry for Internet Number (ARIN), bertanggung jawab untuk daerah Amerika Utara, Amerika Selatan, Karibia, dan bagian sahara dari Afrika
  2. Reseaux IP Europeens (RIPE), bertanggung jawab untuk daerah Eropa, Timur Tengahdan bagian Afrika
  3. Asia Pasific Network Information Center (APNIC), bertanggung jawab untuk daerah Asia Pasific
IP address merupakan 32 bit bilangan biner dimana bisa dituliskan dengan bilangan desimal
dengan dibagi menjadi 4 kolom dan dipisahkan dengan titik. 

Bilangan biner dari IP address 128.2.7.9 adalah :
10000000 00000010 00000111 00001001

  • SUBNETMASK
Subnet mask adalah istilah teknologi Informasi yang membedakan Network ID dan Host ID atau sebagai penentu porsi Network ID dan Host ID pada deretan kode biner. Fungsi dari subnet mask sendiri adalah untuk membedakan Network ID dengan Host ID dan menentukan alamat tujuan paket data apakah local atau remote.

Apa itu Network ID dan Host ID ? Network ID adalah bagian dari IP Address yg berfungsi untuk menunjukan di jaringan mana komputer atau device tersebut berada, sedangkan Host ID menunjukan server, router, workstation, dan host TCP/IP lainnya yang berada di dalam jaringan tersebut. Terdapat 2 cara untuk mempresentasikan Subnet mask yaitu dengan cara notasi desimal bertitik dan notasi panjang prefix.

Pengekspresian sebuah subnet mask biasanya di dalam dotted decimal notaion (notasi desimal bertitik). Sama halnnya seperti alamat IP. Setelah semua bit di set sebagai bagian Network ID dan Host ID, hasil nilai 32 bit tersebut dikonversikan menjadi notasi desimal bertitik.walaupun cara mempresentasikannya sebagai notasi desimal bertitik, subnet mask bukanlah alamat IP. Kelas – kelas alamat IP menjadi sebuah dasar dibuat nya Subnet Mask Default. Berikut beberapa data subnet mask default dengan menggunakan notasi desimal bertitik :
Kelas alamat : Kelas A
Subnet Mask (biner) : 11111111.00000000.00000000.00000000
Subnet Mask (desimal) : 255.0.0.0

Kelas alamat : Kelas B
Subnet Mask (biner) : 11111111.11111111.00000000.00000000
Subnet Mask (desimal) : 255.255.0.0

Kelas alamat : Kelas C
Subnet Mask (biner) : 11111111.11111111.11111111.00000000
Subnet Mask (desimal) : 255.255.255.0

  • IP GATEWAY
Menghubungkan jaringan pada layer diatas router dan bridge. Gateway mendukung pemetaan alamat dari jaringan yang satu ke jaringan yang lain. Gateway merupakan pintu keluar suatu host menuju ke jaringan diluar.

  • IP NETWORK
Segmen jaringan, dengan kata lain bisa disebut juga sebagai pengelompokan suatu jaringan dengan batasan yang dibuat dan didefinisikan oleh router. Dalam satu jaringan LAN maka IP Network tentu akan sama.
  • IP BROADCAST
Alamat ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu jaringan. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Contoh 192.168.0.255, apabila mengirimkan data ke alamat ini maka semua host yang berada dalam jaringan tersebut akan menerima data.

  • IP LOOPBACK
Sesuai dengan namanya, kalau kita pisah berarti: loop – back.
Artinya, puter balik.

Jadi misalnya ada pesan yang diarahkan ke alamat loopback, maka trafik tidak akan pernah keluar dari komputer tersebut, melainkan dikembalikan ke dirinya sendiri.

Range alamat loopback dimulai dari 127.0.0.1 sampai 127.255.255.254.
Berarti ada sekian banyak ya. Tapi umumnya kita hanya mengenalnya dengan: 127.0.0.1.

Fungsi alamat loopback ini biasanya digunakan untuk kebutuhan testing. Jadi kita bisa memeriksa apakah IP stack di komputer berjalan dengan baik atau tidak, dengan mengirimkan packet ke loopback, tanpa mengirimkan trafik keluar LAN (Local Area Network).

Ada 2 lagi manfaat IP loopback berdasarkan penggunaannya di lapangan:

- IP loopback digunakan untuk kebutuhan remote perangkat
Agar koneksinya tetap available (keep-alive), biasanya network administrator menggunakan IP loopback di perangkat yang sering diremote.

Maksudnya?
Biasanya ‘kan konfigurasi IP address itu dibawah interface fisik.

Justru karena interface fisik, maka suatu saat interface ini bisa saja down. Sebaliknya, loopback tidak terkait pada interface (fisik) manapun, dia berada di interface logical, kadang juga disebut interface virtual.

Interface inilah yang statusnya tetap ‘up’ meski bagaimanapun.

- Cisco merekomendasikan penggunaan IP loopback sebagai ID router OSPF
Routing OSPF punya algoritma pemilihan identitas router berdasarkan IP tertinggi pada sebuah router yang terkonfigurasi di interfacenya.
Kalau ada interface loopback, maka ia menjadi prioritas.

Alasannya sama seperti diatas, karena loopback adanya di interface logical (virtual), berarti akan selalu aktif. Ini yang dibutuhkan oleh proses OSPF.

Dalam simulasi juga, interface loopback sering dipakai sebagai representasi alamat network yang lain. (Ingat kembali tentang layer 2: interface tidak akan up jika peer nya tidak up).
Kalau di simulasi, daripada menambahkan perangkat dan membuang-buang resource, maka biasanya lebih efisien menggunakan interface loopback.


REFERENSI
https://idcloudhost.com/mengenal-apa-itu-subnet-mask/

http://blog.unnes.ac.id/atikaisma/2016/03/11/pengertian-ip addressdnsgetawaysubnetmaskbroadcastdan-ip-network/

Sukaridhoto Sritrusta. Buku Jaringan Komputer I
IP ADDRESS, SUBNETMASK, IP GATEWAY, IP NETWORK, IP BROADCAST, IP LOOPBACK IP ADDRESS, SUBNETMASK, IP GATEWAY, IP NETWORK, IP BROADCAST, IP LOOPBACK Reviewed by suci on Oktober 21, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.